Read Me

Tampilkan postingan dengan label Education. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Education. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Maret 2015

Perbedaan Firma dan Perseroan

BEBARAPA PERBEDAAN PENTING ANTARA FIRMA DAN PERSEROAN

Pembeda
Firma
Perseroan
           1. Kesinambungan Usaha
Umur Firma terbatas dan secara hukum dinyatakan bubar jika ada perubahan dalam komposisi sekutu atau anggota, tetapi secara ekonomi dapat terus beroperasi untuk melanjutkan usahanya, tidak perlu dilikuidasi.
Umur dianggap tidak terbatas. Perubahan komposisi pemilikan perusahaan tidak mengakibatkan berakhirnya umur perseroan.
           2.   Perijinan Pendirian
Diperlukan sedikit prosedur untuk memperoleh formalitas usaha.
Didirikan berdasarkan ijin negara dan harus taat pada aturan-aturan yang telah ditetapkan. Prosedur untuk memperoleh ijin usaha biasanya relatif lama dan sulit.
          3. Tanggung Jawab Pemilik Terhadap Hutang/Kewajiban
Tanggung jawab setiap anggota pemilik tidak terbatas, bahkan sampai harta milik pribadinya dijaminkan.
Kewajiban pemilik (pemegang saham) hanya terbatas sebesar modal yang ditanamkan/diinvestasikan.
          4. Keterlibatan dam Pengelolaan Perusahaan
Masing-masing anggota terlibat aktif dalam pengelolaan firma secara langsung.
Pemegang saham bisa tidak aktif dalam pengelolaan perseroan. Mereka memilih dewan Direksi untuk melaksanakan pengelolaan langsung terhadap perseroan.

Sumber: S, Arifin. 2010. Pokok-Pokok Akuntansi Lanjutan. Yogyakarta: Liberty

Senin, 02 Juni 2014

Konsep Ekuitas (Teori Akuntansi)

Dalam file ppt ini terdapat rangkuman dari berbagai sumber mengenai konsep ekuitas dan pengaruh laporan nilai tambah (value added statement) dalam pembahasan teori akuntansi. Klik disini

Overload Standar Akuntansi (Teori Akuntansi)

File ppt ini memuat materi mengenai Overload Standar Akuntansi pada mata kuliah teori akuntansi.
Click here

Periodesasi Teori Akuntansi

Ppt ini berisi mengenai periodesasi teori akuntansi berdasarkanbuku jarangan Sofyan Safri Harahap.
Klik disini

Kamis, 10 April 2014

Struktur Teori Akuntansi

Sifat Struktur Teori Akuntansi

Pendekatan dan metodologi apapun yg digunakan teori akuntansi (deduktif atau induktif, normatif atau deskriptif), rerangka acuan yg dihasilkan didasarkan pd serangkaian elemen dan hbgn yg mengatur pengembangan teknik akuntansi.

Tiga Elemen teori akuntansi:
1.      Postulat akuntansi
2.      Konsep-konsep teoritis akuntansi
3.      Prinsip-prinsip akuntansi

Postulat-postulat Akuntansi 
1. Postulat entitas
2. Postulat kelangsungan usaha
3. Postulat unit pengukun
4. Postulat periode akuntansi

Konsep-konsep teoritis akuntansi
1.      Teori proprietary/teori kepemilikan
Aset – Utang = Ekuitas Pemilik
2.      Teori entitas
Aset = Ekuitas
Aset = Utang + Ekuitas Pemegang Saham
3.      Teori dana
Aset = Restriksi Aset

Teori Dana

  Terdapat 8 contoh dana utama yang direkomendasikan utk administrasi keu unit pemerinthn yg baik:
  1. Dana umum utk mencatatat transaksi keu yg tdk layak dicatat dlm dana lain.
  2. Dana penerimaan khusus utk mencatat hasil atas sumber penerimaan khusus atau utk mendanai aktivitas tertentu yg diminta oleh hukum/aturan administratif.
  3. Dana jasa peminjaman utk mencatat pembayaran bunga dan pokok pinjaman jangka pjg selain iuran khusus dan revenue bonds. 
  4. Dana projek model utk mencatat penerimaan dan pengeluaran uang dan utk memperoleh fasilitas model selain yg dibiayai oleh iuran khusus dan dana perusahaan.
  5. Dana perusahaan utk mencatat pendanaan jasa bagi masy umum, dimana semua/hampir semua kos yg termsk dibyrkn dlm bentuk beban oleh pemakaian jasa.
  6. Dana perwalian dan agen utk mencatat aset yg dimiliki oleh unit pemerintahan sbg bendahara/ agen individual, organisasi swasta, dan unit organisasi pemerintah lain.
  7. Dana jasa antar pemerintah utk mencatat pendanaan aktivitas khusus dan jasa yg dilakukan oleh unit organisasi yg ditunjuk dlm batas kekuasaan pemerintah.
  8. Dana iuran khusus utk mencatat iuran yg dipungut guna mendanai perbaikan masy atau jasa yg bermanfaat bagi kekayaan yg menjadi dasar pemungutan iuran tsb.
Prinsip-prinsip akuntasi
1.      Prinsip kos
2.      Prinsip revenue
3.      Prinsip penandingan
4.      Prinsip objektivitas
5.      Prinsip konsistensi
6.      Prinsip pengungkapan penuh
7.      Prinsip konservatisme
8.      Prinsip materialitas
9.      Prinsip keseragaman dan komparabilitas

Konklusi
  Aturan dan teknik akuntansi yang ada didasarkan pada pondasi teori akuntansi
 Pondasi ini dibentuk dari elemen-elemen hirarkhi yg berfungsi sbg kerangka acuan atau struktur teoritis (deduktif, proses interaktif: penyusunan tujuan, postult, konsep, prinsip dan teknik akuntansi).
  Lap. Keu yg disajikan semata-mata merupakan refleksi penerapan struktur teori akuntansi.



Source by Teori Akuntansi (Ahmed Riahi-Belkaoui)

Minggu, 09 Februari 2014

Accounting and Auditing (Relationship)

Accounting:
1.       Analyze events and transactions
2.       Measure and record  transaction data
3.       Clasify and summarize recorded data
4.       Evaluate Reasonableness of
5.       Prepare financial Statement per GAAP
6.       Distribute financial statement and auditor’s report to stockholders in annual

Auditing:
1.       Understand the client’s business and industry
2.       Obtain and evaluate evidence concerning the financial
3.       Verify statement are presented fairly in comformity with GAAP
4.       Express opinion in Audit report
5.       Deliver audit report to client
6.       Deliver value-added recommendation to management and the boad of directors



Senin, 15 Juli 2013

KURIKULUM 2013


Well, menanggapi penetapan kurikulum baru oleh KemenDikBud, yang katanya menghabiskan dana sebesar 820 milyar rupiah, Fitria bakalan nyoba ngebahas soal ini. Bertepatan dengan tahun ajaran baru 2012/2013 yang dimulai tanggal 15 Juli 2013, siswa SD, SMP, dan SMA harus PDKT sama kurikulum baru dan mencoba move on dari kurikulum KTSP.

Sebenernya kurulum 3013 ini nggak diterapin secara serentak melainkan secara bertahap, mengingat bahwa kurikulum itu penerapannya nggak gampang. Ibaran orang yang baru putus, kan nggak bakalan dengan mudahnya ngelupain mantan karna udah biasa ngapa-ngapain bareng mantan, ntah itu jalan bareng, makan bareng, dan yang terpenting adalah udah ngerti banget sama sifat mantan. Jadi kalaupun ada orang baru dikegidupan kita, kita pasti harus adaptasi dulu kan biar bisa kenal di luar dalem. Yah itulah analogi kurikulum 2013 ala Fitria. J

Sebenernya nggak cuman siswanya yang harus ngelakuin PDKT sama kurikulum 2013 ini, tapi guru sebagai pengajar adalah pihak utama yang harus bener-bener ngerti buat pertama kali. Gimana nggak, seumpama gurunya nggak ngerti sama sistem kurikulum yang baru, siswa pasti bakalan tambah bingung tha ya. Semangat ya Bapak-Ibu guru, yang dulu dibilang pahlawan tanpa jasa, sekarang dah dapet jasa. #Utamanya melalui sertifikasi J

Fitria yakin, nggak cuman Fitria yang bosen sama pergantian kurikulum, tapi banyak dari kalian juga agak keberatan sama pergantian ini. Sebelumnya aku bakalan ngasih sedikit info soal perbedaan kurikulum KTSP dengan 2013. Kurikulum 2013 diterapkan di kelas 1, 4, 7, dan 10 khususnya di sekolah bekas RSBI, dekat dengan bandara, dan sekolah terakreditasi A. Pasti kalian banyak yang tanya soal apa hubungannya deket dengan bandara sama penetapan kurikulum? Aku aja bingang denger berita yang nyampein hal itu, mungkin karna distribusinya lebih mudah, baik distribusi informasi, ilmu, dan buku-buku sebagai materi pembelajaran aja.

Selanjutnya,  jam belajarnya pun berbeda, yaitu dari 32 ke 36 untuk siswa SD dan SMA, namun jam belajar bagi siswa SMA sama, tidak mengalami perubahan. Sekarang mengenai mata pelajaran, di SD mapel yang awalnya berjumlah  10 brubah menjadi  6, di SMP dari 12 jadi 10, dan terakhir di SMA total mapelnya adalah 9, yaitu 3 kurikulum 2013 sisanya KTSP. Menurut kalian, rempong nggak tuh? Ya semoga aja nggak gonta-ganti lagi dan harapan kita semua buat pendidikan Indonesia semakin meningkat kualitasnya dapat tercapai. Amin..

Dibalik itu semua, sebenernya sisi baik dari kurikulum baru ii adalah, siswa ditutut buat proaktif melalui diskusi dan menanggapi isu yang ada sesuai dengan pokok bahasan yang tengah dipelajari. Jadi istilah sekolah, dateng, duduk, ndlongop alias ngeces, alias mangap nggak bakalan ada lagi. insyaAllah.. J Pray for Indonesia