Read Me

Selasa, 02 Agustus 2016

Roda Cinta

images (2)
source: http://psikologid.com/
Orang bilang, hidup itu seperti roda yang selalu berputar. Menurut ku, hal itu tidaklah salah. Kalau kebanyakan orang memakai kata-kata itu untuk permasalahan perekonomian, kali ini Fitria mau pake analogi ini buat yang lain. Nggak lain nggak bukan adalah soal asmara atau romance yang paling mendominasi coretan Fitria di blog ini.

Cinta itu lucu. Ketika kau belum mendapatkannya, kau akan berjuang keras untuk dapat memilikinya. Tapi ketika kau tlah mendapatkan hatinya, kau sia-siakan begitu saja. Inilah yang sering terjadi dalam suatu hubungan. Bahkan tidak sedikit orang yang lebih memilih untuk mempertahankan hubungan tanpa status dibandingkan dengan hubungan berstatus jelas, pacaran misalnya (*maaf bukan maksud untuk pro pacaran daripada langsung nikah, tolong jangan terlalu sensitif. hiihiI). Apakah kamu tau apa alasannya? Yah, dia takut kehilangan perhatian yang lebih. Karena hubungan tanpa status (dibaca:pedekate) lebih bikin seseorang merasa romantis setiap saat. Coba kalo pacaran, dikit-dikit berantem lah apalah. Secara kan kalo pacaran sifat asli mulai keliatan, apalagi kalo udah nikah yang selalu hidup bareng. J

Well, kalo ada yang nggak setuju pendapat Fitria coba deh diinget-inget lagi. Pas kamu deketin cewek (yang dicontohin si cowok ya), kamu bakalan berusaha semaksimal mungkin buat bikin dia jatuh hati kepada mu. Behhhhh….bahasa nya eyy. Nah, mau si cewek jutek dan cuek juga bakalan gigih aja biar bisa memenangkan hatinya. Bahkan kejutekan dan cueknya si dia dianggep sebagai tantangan. Mikirnya tuh, pasti nanti bakalan setia pas udah jadi pacarnya. Soalnya ke cowok lain bakalan jutek dan cuek kan. Meskipun nggak semuanya mikir kayak gitu, tapi kebanyakan pasti akan berpikiran sama seperti pendapat Fitria.

Sayangnya dijaman sekarang lebih banyak cewek yang agresif, yang deketin si cowok lebih dulu dibandingkan cowok ngedeketin si cewek. Emang bukan masalah siapa yang deketin duluan selama perasaan kedua belah pihak, cuman masalahnya jika cara ngedeketin yang dilakuin terkesan agresif dan ngejar-ngejar banget. Itu yang kagak recommended. Kalem aja kalem, karna cuek itu lebih bikin orang penasaran soal sosok kamu sebenernya. Tapi jangan terlalu cuek juga, ntar kamu malah kehilangan orang yang sebenernya selama ini kamu cari. Eaaaa..

Dan orang yang suka sama kamu dan serius sama kamu sebenernya nggak melulu deketin kamu dengan cara kasih perhatian lebih, karna dia bisa pedekate dengan cara lain. Merhatiin apa yang selama ini kamu obrolin ato ceritain soal diri kamu pas ada dia misalnya. Karna itu adalah salah satu sumber informasi yang bisa dia dapetin soal kamu.

Dan ketika kamu berhasil mendapatkannya, memenangkan hatinya, kamu sia-siakan begitu aja? Seiring dengan berjalannya waktu, kamu lebih tertarik dengan orang lain? Itulah ciri orang kurang bersyukur atas apa yang telah dimiliki. Haseeeekkkk… dan menyesal lah dia di kemudian hari. Karna sesungguhnya mencintai seseorang itu harus mulai dari kekurangangannya, bukan dari kelebihannya. Cuz…tak kan ada manusia yang sempurna dimuka bumi ini. Sedaaaaaaaap…..


Tapi pesen Fitria buat yang ngerasa pernah disia-siain, nggak usahlah kamu ngerasa terbuang atau semacamnya, karna percayalah….ada banyak orang yang mengharapkanmu selama ini. Hanya saja kamu tak menyadari kehadirannya dan menutup hatimu untuk orang lain. Padahal Tuhan mengerti apa yang kau butuhkan. Dan Tuhan tidak selalu memberikan apa yang kau mau, tapi lebih ke apa yang kau butuhkan. Jangan lupa bahagia…..karna lebih baik patah hati daripada bikin orang patah hati. :D

Selasa, 24 Mei 2016

Masa Lalu ku Tlah Kembali

Source: www.bedenai.blogspot.co.id
Sebesar apapun kau berhasil dalam melupakan masa lalu mu, terkadang tiba-tiba masa lalu mu kembali, dan usaha mu selama ini untuk melupakannya seakan sia-sia. Masih teringat hangat bagi kita tentang cerita Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC 2). Beruntung baginya bahwa Rangga akhirnya kembali setelah sekian lama berpisah dengan Cinta. Bahkan setelah 14 tahun itu, Cinta akhirnya dia bertemu dengan sesosok pria lain yang akan menikahinya.

Yah, Rangga akhirnya kembali dengan kesuksesannya, meskipun dia meninggalkan Cinta dimasa lalu tanpa penjelasan yang jelas. Tapi setidaknya dia bertanggung jawab atas cinta yang telah ia miliki, bahkan yang telah ia sampaikan. Apakah kamu ingin seperti Rangga? Itu adalah sebuah pilihan, dimana kamu harus yakin dan siap untuk merelakan juga jika ending kisah cinta mu tak sebaik itu. Karna belum pasti Cinta mu seperti Cintanya Rangga yang mau memilih masa lalunya kembali daripada memilih seseorang yang telah menggantikanmu selama kau meninggalkannya.

Berbeda halnya dengan sebuah film yang berjudul, “You Are The Apple in My Eye” dimana mereka selalu bersama dan saling mencintai tapi tak pernah bisa bersatu karna sebuah ketakutan dan ketidakyakinan satu sama lain dan hanya mampu melihat wanita yang dicintainya selama ini dinikahi orang lain. Menyesal?? Mungkin. Setidaknya dia berhasil mencium sang mempelai (mempelai pria. Hahahaha, *mohon jangan ditiru adegan tersebut).

Semua kisah yang kau pilih adalah kisahmu yang nantinya dapat kau ingat bahkan kau ceritakan kepada anak cucumu. Langkah yang kau ambil adalah langkah awalmu untuk mengukir seribu kisah dimasa depan mu. Berdoa dan yakinlah sebelum kau melangkah, agar tidak akan ada penyesalan disuatu hari nanti. Dan yang harus kau ingat, terkadang cinta membutakan dan tak berlogika, akan tetapi perasaan dan logika harus lah berjalan beriringan. Seperti halnya sebuah melodi yang berjalan seirama akanlah terdengar sangat indah.


Selamat mengukir kisah cinta masa depanmu.:)

Selasa, 10 Mei 2016

Rindu Itu....

Pertama kali aku tergugah
Dalam setiap kata yang kau ucap
Bila malam telah datang
Terkadang ingin ku tulis semua perasaan

Kata orang rindu itu indah
Namun bagiku ini menyiksa
Sejenak ku fikirkan untuk ku benci saja dirimu
Namun sulit ku membenci

Pejamkan mata bila kuingin bernafas lega
Dalam anganku aku berada di satu persimpangan jalan yang sulit kupilih

Ku peluk semua indah hidupku
Hikmah yang ku rasa sangat tulus
Ada dan tiada cinta bagiku tak mengapa
Namun ada yang hilang separuh
Diriku
(Bimbang: Melly Goeslaw)
Source: www.hipwee.com
Rindu itu bagiku menyakitkan, tapi terkadang bisa menjadi sangat menyenangkan ketika dibalik rasa rindu ada sebuah pertemuan. Akan tetapi ketika kita dalam suatu kerinduan dan tak mampu mengobati rasa rindu itu, rasa ingin membenci pun mulai datang. Namun apalah daya jika rasa cinta telah menutup semua kebencian itu.
Semakin ingin membenci, semakin sulit pula untuk menghapus rasa cinta. Semakin menjauh, dia malah semakin mendekat. Hingga akhirnya kau ingin mengakhiri semuanya dengan pasrah dan membiarkannya menyelesaikan bagiannya yang selama ini dia tinggalkan begitu saja.
Rindu itu menyiksa, rindu itu perih, rindu itu sedih, rindu itu sesak, tapi rindu itu indah. Yah, indah. Karna rindu mengajarkan kita untuk tulus, kuat, dan sabar. Rindu akan membuat kita sadar betapa besar cinta kita kepadanya. Rindu itu akan membuat kita memilih, memilih untuk menunggu dan bertahan atau merelakan dan melepaskan. Rindu itu indah ketika akhirnya kamu akan dipertemukan dengannya. Karna semua rasa rindumu selama ini akan pecah dan meluap.
Jangan pernah salahkan rindu, karna dia adalah bagian dari sebuah cerita perjalanan hidupmu. Tanpa adanya rindu hidup mungkin akan membosankan dan tak akan ada penghargaan atas sebuah pertemuan. Rindu,…..adalah suatu misteri. Layaknya penantian, rindu mampu menghadirkan kebahagiaan, tetapi juga dapat menghadirkan kekecewaan.

Jika saat ini kamu sedang kerinduan, pejamkan matamu, bernafas lega dan tersenyumlah, karna saat ini diapun sedang merindukanmu. Dan kau tak kan sendiri dalam kerinduan itu. J

Minggu, 08 Mei 2016

Cinta dalam Diam

Hay my secret reader, tidak kah kamu bosan menunggu postinganku seperti aku yang bosan menunggu kepastiannya? Becanda kok, aku sedang tidak dalam sebuah penantian saat ini. Hmmm…dalam penatian sih sebenernya, cuman nggak ngerti juga lagi menanti siapa, yang pasti menantikannya yang menganggapku pantas tuk menjadi pendamping seumur hidupnya, iya dia yang dikirimkan Tuhan untuk ku. Dear my secret reader, apa kamu terlalu pemalu untuk sekedar meninggalkan pesan di blog ku? Ato tulisanku nggak cukup baik buat kau nikmati? Ah sudahlah, mungkin kau terlalu keras kepala untuk melakukan itu.


Kali ini Fitria pengen nulis soal “Cinta dalam Diam”. Sepertinya lebih dari 90% orang di dunia ini pernah ngalamin yang namanya cinta dalam diam ini. Tapi banyak tipe orang yang mencintai seseorang dalam diam. Disini aku nyoba mengklasifikasikannya, let’s check this out:

1. Pengagum Rahasia yang Hanya Melihat dan Memperhatikan dari Jauh.

Tipe yang satu ini menurut aku adalah tipe cinta dalam diam yang paling banyak. Karna disini doi cuman berani merhatiin dari jauh, mengagumi bak idola tapi tak pernah berani untuk mendekati bahkan berusaha lebih keras buat lebih mengenal dia yang dicintainya. Jadi menurutku tipe yang satu ini sangat payah kalo dia adalah seorang pria. Karna menurut aku, segimanapun juga, pria itu dituntut untuk berani.

Satu hal yang sering aku bingungin sama pria. Dia bilang dia suka, sayang, bahkan cinta sama seseorang, tapi belum maju dan usaha aja udah minder duluan takut karna sering bokek lah, tampang pas-pasan lah bahkan ancur, ato nggak punya kendaraan pribadi buat nganterin dia yang dicintai pulang bareng. Hey, kalian para pria payah, ini pesen dari aku. Wanita baik itu nggak ngelihat itu semua, tau kenapa? Karna seorang wanita baik akan menerima mu apa adanya, nggak pernah nuntut macem-macem dan akan selalu setia menemanimu berjuang. Meskipun kebanyakan setelah ditemani berjuang, pas sukses si pria malah milih bersama wanita lain. Tapi itulah salah satu godaan pria. Yang pasti tips berharga buat kalian adalah, wanita sangat suka dihargai dan diperhatiin. Sekeras papun dia, dia akan luluh kok suatu saat. Asal kamu juga pantang menyerah untuk berusaha mendapatkannya.

Tapi masalahnya adalah, jodoh dan rejeki kan udah ada yang ngatur, jadi pas kamunya emang nggak berjodoh ama dia jangan langsung pengen bunuh diri juga, jangan sepesimis gitu. Kan ada peluang 50:50, siapa tau dia memang jodohmu, jadi nggak ada salahnya mencoba kan? Karna ketulusan itu tak ternilai harganya. Yang namanya tulus itu hampir serupa dengan ikhlas yang tak pernah meminta reward atas semua yang udah dilakuin.

2. Cuman Berani Ngodein dan Ngungkapin Perasaannya dengan Dibecandain.

Tipe ini nih yang ngeselin. Serius dibecandain, becanda diseriusin. Tipe yang satu ini biasanya tipe-tipe orang humoris. Jadi dia itu ngungkapin perasaan cuman lewat kode-kodean dan buat becandaan. Jadi si dia yang kamu taksir pasti bakalan takut kegeeran bahkan lebih memilih menganggap semua ucapan mu itu bener-bener becanda. Eh, pas kamu berani ngungkapinnya malah dia mikir kamu becanda dan maenin perasaannya selama ini. Ati-ati lho, karna ini banyak kejadian. Jadi jangan suka becanda pake perasaan ya, eh jangan suka becandain perasaan maksudnya. Mending daripada kode-kodean gitu, lebih baik blak-blakan aja. Itu lebih enak kok walo pasti deg-degannya juga lebih-lebih. Goodluck!!

3. Mencintai dalam Diam, Akhirnya Mengungkapkan Cintanya, Tapi Lebih Memilih Mengagumimu Tanpa Berani Berkomitmen.

Ada juga yang tadinya sebenernya udah suka tapi suatu ketika baru berani mengungkapkannya. Sayangnya, dia pun masih tetep ragu dan nggak yakin setelah mengungkapkannya. Alhasil tanpa mengajak komitmen dia lebih memilih untuk tetap menjadi pengagum rahasia saja. Padahal harusnya udah bukan rahasia lagi sih, karna toh si dia udah tau. Tapi itu adalah sebuah pilihan dan pastinya dia akan kecewa juga sama pilihan kamu itu. Tau kenapa? Karna dia yang tak tau menau sebelumnya dan akhirnya tau, pasti udah mulai membuka hatinya buatmu juga. Bahkan bisa jadi dia punya perasaan yang sama denganmu dan kamu lebih memilih untuk menjauh. Bukankah itu sangat disayangkan? Tapi mungkin kamu bukan yang terbaik untuknya dan dia bukan yang terbaik untukm juga. Ato bisa jadi hubungan kalian akan dipersatukan disaat yang lebih tepat, disaat sama-sama siap. Yang pasti tetep ngejaga hubungan kalian untuk selalu baik, bahkan lebih baik. Meskipun pasti akan canggung diawal-awal.

4. Dia Mencintai dengan Tulus Tapi Hanya Mampu Memberikan Perhatian dan Selalu Ada Untukmu.

Tipe ini ketulusannya lebih terbukti nih. Hampir sama kayak tipe 1, cuman tipe ini biasanya sering dialami dia yang mengalami friendzone. Tau kan friendzone? Yap, sahabat jadi cinta gitu deh. Jadi tipe ini selalu ada disaat dia yang dicintai lagi butuh temen buat apapun, termasuk buat sekedar curhat, bahkan curhat soal orang yang dia cintai. Sakit sih, sakit pastinya cuman ada kebahagiaan tersendiri yang dirasain orang yag mencintai dalam diam tipe ini. Dan perhatian yang diberikan tipe ini kebanyakan malah melebihi perhatian yang dikasih sama pasangan dia yang dicintai.

Pesen dari aku sih buat tipe ini, mau bagaimanapun kamu harus tetep ngungkapin perasaanmu. Karna gagal tapi pernah mencoba itu lebih baik daripada hanya diam dan gagal tanpa pernah mencoba. Takut merusak hubungan yang udah pernah ada? Nggak usah takut, karna pasti lambat laun dia akan mengerti. Dan biasanya kerusakan hubungan yang bakal terjadi akan terjadi di awal-awal aja dan itu karna faktor kaget aja. Nggak sedikit kok pasangan yang menikah diawali dengan persahabatan . J

5. Dia Mencintai dengan Tulus, Terkesan Cuek, Tapi Punya Komitmen yang Tinggi.

Nah tipe ini nih yang penuh dengan kejutan. Nggak disangka-sangka datengnya darimana, tapi langsung ngajak komitmen. Bahkan dia ada disekitarmu saat ini. Tipe ke-5 ini nggak jauh beda sama tipe 1 dan 4, cuman doi lebih komitmen dan serius untuk menjalin hubungan denganmu. Mungkin selama ini diapun terlihat tak pernah peduli dan cuek ke kamu, tapi dia ternyata memendam rasa yang begitu besar dan selalu menyebut namamu dalam doanya. Bersyukurlah jika kamu dicintai orang tipe ini. Karna sebenernya cinta bukan hanya soal memamerkan kebahagian mu bersama pasanganmu di sosial media, update status romantis buatnya dan selalu memamerkan kemesraanmu bersamanya, melainkan tentang bagaimana kamu menjaganya, menjaga hubungan kalian, dan berkomitmen untuk melangkah bersama untuk menghalalkannya. Karna tak sedikit pasangan yang bertahun-tahun pacaran dan putus di tengah jalan dan kalah sama orang yang baru dikenalnya beberapa bulan aja. Ya, itulah salah satu indahnya misteri cinta. Kadang kita pasti penasaran siapa jodoh kita, hingga kita lupa bagaimana kita mempersiapkannya sebelum dipertemukan dengannya, yah mempersiapkan diri dengan memperbaiki diri. Karna kita tidak akan pernah tau, jodoh ato ajal yang akan menjemput kita terlebih dahulu.

Jadi, termasuk tipe yang mana kamu?????? J
Source: www.elmina-id.com